Rabu, 04 Agustus 2010

CINTA SEPERTI MATAHARI

Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya.
Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi terkadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.
Cinta adalah santapan jiwa.
Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong.
Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali.
Cinta adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, maupun kekayaan dan harta , tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain.
Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan.
Jika cinta suci tidak datang dari tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.
Sayang tidak bermaksud cinta.
Suka tidak serasi dengan cinta.
Kagum tidak berarti cinta.
Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .

Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali.
Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari.
Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..
Cinta umpama ‘treasure hunt’.
Cita-cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke tempat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi berbagai rintangan.
Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di ambil orang lain.
Tetapi tak usahlah kecewa.
Walaupun hadiahnya tidak kita perolehi, tetapi keindahannya kita sudah rasa.
Jadi bercintalah sepenuh hati.
Namun jangan letakkan harapan terlalu tinggi.
Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu kepastian dalam setiap percintaan.
Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya.
Dan bila dia suatu saat hilang dari pandanganmu….
kau akan menyadari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sadari….
Cinta suatu yang indah, cinta bisa membuat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua bisa membawa kekesalan yang tak sudah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar